SerambiMuslim.com – Salat merupakan ibadah wajib yang harus ditunaikan setiap muslim sebanyak lima kali dalam sehari semalam.
Dalam pelaksanaannya, terdapat urutan gerakan dan bacaan yang harus dilakukan sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
Tata cara salat Nabi Muhammad SAW dijelaskan dalam sejumlah hadis. Salah satunya diriwayatkan dari Aisyah RA sebagaimana termuat dalam kitab Bulughul Maram karya Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani.
Aisyah RA berkata:
“Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam biasanya membuka sholat dengan takbir dan memulai bacaan dengan alhamdulillaahi rabbil ‘alamiin (segala puji bagi Allah Tuhan sekalian alam). Bila beliau rukuk beliau tidak mengangkat kepalanya dan tidak pula menundukkannya tetapi pertengahan antara keduanya; bila beliau bangkit dari rukuk beliau tidak akan bersujud sampai beliau berdiri tegak; bila beliau mengangkat kepalanya dari sujud beliau tidak akan bersujud lagi sampai beliau duduk tegak; pada setiap dua rakaat beliau selalu membaca tahiyat; beliau duduk di atas kakinya yang kiri dan meluruskan kakinya yang kanan; beliau melarang duduk di atas tumit yang ditegakkan dan melarang meletakkan kedua sikunya seperti binatang buas; beliau mengakhiri sholat dengan salam.” (HR Muslim).
Berdasarkan tuntunan tersebut, berikut bacaan salat lengkap mulai dari niat hingga salam beserta tulisan Arab, latin, dan artinya.
Bacaan Salat Lengkap
Mengacu pada “Buku Panduan Salat Lengkap (Wajib & Sunah)” karya Saiful Hadi El Sutha, berikut urutan bacaan salat.
1. Niat Salat
Niat dibaca sesuai dengan sholat fardhu yang akan dikerjakan.
Niat Salat Subuh
أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لله تَعَالَى.
Latin: Ushalli fardlash shub-hi raka’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman/imaman) lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku berniat sholat fardhu Subuh dua rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah.”
Niat Salat Wajib Lainnya (Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya)
اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لله تَعَالَى
2. Takbiratul Ihram
اللهُ أَكْبَرُ
Latin: Allahu Akbar
Artinya: “Allah Maha Besar.”
3. Doa Iftitah
Setelah takbiratul ihram, dianjurkan membaca doa iftitah.
اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ .
Latin: Allahu Akbar Kabiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallahi bukratan wa’ashiilaa, inni wajjahtu wajhiya lilladzi fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wamaa anaa minal musyrikiin. Inna shalaati wa nusuki wa mahyaaya wa mamaati lillaahi rabbil ‘aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.
Artinya: “Allah Maha Besar lagi Sempurna Kebesaran-Nya, segala puji bagi-Nya, Maha Suci Allah pada pagi dan petang. Aku menghadapkan wajah kepada Zat yang menciptakan langit dan bumi dengan lurus dan berserah diri. Aku bukan termasuk golongan musyrik. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Demikianlah aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang muslim.”
4. Membaca Surah Al-Fatihah
Surah Al-Fatihah merupakan rukun salat sehingga wajib dibaca pada setiap rakaat.
5. Membaca Surah Lain
Setelah Al-Fatihah, dianjurkan membaca salah satu surah Aquran pada rakaat pertama dan kedua, seperti Surah Al-Ikhlas atau surah pendek lainnya.
6. Bacaan Rukuk
سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
Latin: Subhaana rabbiyal ‘adhiimi wabihamdihi (3x).
Artinya: “Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya.”
7. Bacaan Iktidal
Saat bangkit dari rukuk membaca:
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
Latin: Sami’allaahu liman hamidah
Artinya: “Allah mendengar orang yang memuji-Nya.”
Kemudian dilanjutkan:
رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ
Latin: Rabbanaa lakal hamdu mil’us samaawaati wa mil’ul ardhi wa mil’u maa syi’ta min syai’in ba’du.
Artinya: “Ya Allah, Tuhan kami. Segala puji bagi-Mu sepenuh langit, sepenuh bumi, dan sepenuh apa pun yang Engkau kehendaki setelah itu.”
8. Bacaan Sujud
سُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Latin: Subhaana rabbiyal a’laa wabihamdihi (3x)
Artinya: “Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi dan segala puji bagi-Nya.”
9. Bacaan Duduk di Antara Dua Sujud
رب اغْفِرلي وَارْحَمْنِى واجبرني وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِى وَاهْدِنِى وَعَافِنِى وَاعْفُ عَنِّى
Latin: Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii.
Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkan kekuranganku, angkat derajatku, berilah rezeki, berilah petunjuk, berilah kesehatan, dan maafkanlah aku.”
10. Sujud Kedua
Bacaan pada sujud kedua sama seperti sujud pertama.
سُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Latin: Subhaana rabbiyal a’laa wabihamdihi (3x)
Artinya: “Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi dan segala puji bagi-Nya.”
11. Tasyahud Awal
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ . للَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ
Latin: At-tahiyyaatul-mubaarakaatush-shalawaatuth-thayyibaatu lillaah. Assalaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh. Assalaamu ‘alainaa wa’alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rosuulullah. Allahumma sholli ‘alaa Muhammad.
Artinya: “Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah. Salam rahmat dan berkah-Nya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam (keselamatan) semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah. Limpahilah rahmat kepada Nabi Muhammad.”
12. Tasyahud Akhir
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَّعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَآلِ إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَآلَ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Latin: Attahiyyatul mubaarakaatush shalawatuth thayyibaatus lillaahi asalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullahi wabarakaatuhu, Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish shaalihiin, asyhadu an laa ilaaha illa Allah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluhu Allaahumma shalli ‘alaa muhammadin wa ‘alaa aali muhammad, kamaa shallaita ‘alaa ibraahiima wa aali ibrahiim, wa baarik ‘alaa muhammadin wa ‘alaa aali muhammad, kamaa baarakta ‘alaa ibraahiima wa aali ibraahiim, innaka hamiidum majiid
Artinya: “Segala penghormatan, keberkahan, sholawat dan kebaikan-kebaikan diperuntukkan hanya kepada Allah semata. Semoga salam sejahtera, rahmat Allah dan keberkahan-Nya senantiasa terlimpahkan kepadamu wahai Sang Nabi. Semoga salam sejahtera terlimpahkan kepada kami dan hamba-hamba Allah yang baik. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Nya. Sedangkan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah seorang hamba dan utusan-Nya.
Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah limpahkan kepada Ibrahim dan keluarganya. Berkahilah Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah berkahi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.”
13. Salam
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ
Latin: Assalaamu’alaikum wa rahmatullah.
Artinya: “Semoga keselamatan dan rahmat Allah tercurah kepada kalian.”
Demikian bacaan sholat lengkap mulai dari niat hingga salam beserta tulisan Arab, latin, dan artinya. Dengan memahami serta menghafalnya secara bertahap, diharapkan pelaksanaan sholat menjadi lebih baik sesuai tuntunan Rasulullah SAW. (*)







