SerambiMuslim.com – Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengusulkan penggunaan e-paspor bagi jemaah haji asal DIY.
Usulan itu disampaikan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X saat bertemu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, Silvia Rosetti.
Menurut Paku Alam X, penggunaan e-paspor dapat mempercepat proses imigrasi jemaah, baik saat keberangkatan dari Indonesia maupun ketika tiba di Arab Saudi.
“Ke depan, saya berharap semakin banyak inovasi dalam pelayanan haji di DIY. Misalnya, jemaah haji DIY bisa seragam menggunakan e-paspor,” ujar Paku Alam X, Jumat, 26 Juni 2026.
Ia meminta Kemenhaj menyusun metode pelayanan yang memudahkan pelaksanaan ibadah haji. Menurutnya, DIY dapat menjadi pelopor meski belum ada instruksi khusus dari pemerintah pusat.
“Pelayanan yang lebih cepat akan membuat jemaah lebih nyaman dan menghemat waktu. DIY bisa menjadi pelopor demi kemudahan petugas dan kenyamanan jemaah,” katanya.
Bekal Literasi Digital untuk Jemaah
Selain e-paspor, Pemda DIY mengusulkan pembekalan teknologi digital bagi calon jemaah sebelum keberangkatan. Materi yang disiapkan antara lain penggunaan gelang QRIS, kalung identitas, serta informasi penting yang harus dipatuhi selama perjalanan haji.
Pembekalan itu diharapkan membantu jemaah lebih siap menghadapi layanan digital yang kini semakin banyak digunakan dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Proses Kepulangan Jemaah Haji DIY
Plt Kepala Kanwil Kemenhaj RI, Silvia Rosetti, mengatakan kepulangan jemaah haji melalui embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA) masih berlangsung.
Menurutnya, kepulangan 26 kloter jemaah asal DIY dimulai pada 1 Juni dan dijadwalkan selesai pada 30 Juni 2026.
Update Kepulangan Haji DIY
Sebanyak 6.881 jemaah telah kembali ke DIY dan seluruh proses kepulangan berjalan lancar. Total kloter DIY sebanyak 26 kloter.
Periode kepulangan dari tanggal 1 hingga 30 Juni 2026. Adapun yang sudah pulang sebanyak 19 kloter, dengan jumlah jemaah yang sudah tiba di Tanah Air 6.881 orang.
“Alhamdulillah seluruh proses kepulangan berjalan lancar. Kami berharap Pak Wagub dapat ikut menyambut kepulangan kloter terakhir,” ujar Silvia. (*)







