SerambiMuslim.com – Islam mengajarkan umatnya untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Waktu merupakan nikmat berharga yang sering kali tidak disadari nilainya hingga berlalu. Karena itu, Rasulullah SAW mengingatkan agar setiap Muslim tidak menyia-nyiakan waktu dan kesehatan yang telah dianugerahkan Allah SWT.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda, “Dua nikmat yang banyak manusia tertipu padanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR Al-Bukhari).
Hadits tersebut menjadi pengingat bahwa banyak orang memiliki tubuh yang sehat dan waktu yang cukup, tetapi justru menjalani hidup tanpa tujuan dan harapan. Padahal, Allah SWT telah menciptakan manusia bukan tanpa maksud.
Dalam Surat Al-Mu’minun ayat 115-116, Allah SWT berfirman:
اَفَحَسِبْتُمْ اَنَّمَا خَلَقْنٰكُمْ عَبَثًا وَّاَنَّكُمْ اِلَيْنَا لَا تُرْجَعُوْنَ
فَتَعٰلَى اللّٰهُ الْمَلِكُ الْحَقُّۚ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ
“Maka apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu secara main-main (tanpa tujuan) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? Mahatinggi Allah, Raja Yang Sebenarnya. Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Dia, Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang mulia.”
Ayat tersebut menegaskan bahwa Allah SWT menciptakan langit, bumi, dan seluruh isinya dengan tujuan. Manusia diperintahkan menjalani kehidupan dengan penuh tanggung jawab karena seluruh amal akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.
Rasulullah SAW juga mengingatkan bahwa setiap manusia akan dimintai pertanggungjawaban atas kehidupannya kelak di akhirat.
“Kedua kaki seorang hamba tidak akan bergeser pada hari kiamat hingga ia ditanya tentang umurnya untuk apa dihabiskan, ilmunya untuk apa diamalkan, hartanya dari mana diperoleh dan ke mana dibelanjakan, serta tubuhnya untuk apa digunakan.” (HR At-Tirmidzi).
Karena itu, seorang Muslim dianjurkan mengisi waktu dengan berbagai amal kebaikan. Kesibukan dalam hal-hal yang bermanfaat akan menjaga seseorang dari perbuatan sia-sia maupun keburukan yang dapat merugikan dirinya sendiri.
Dikutip dari About Islam, Allah SWT juga mengingatkan pentingnya menghargai waktu dalam Surat Al-‘Asr:
“Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menasihati dalam kesabaran.”
Surat Al-‘Asr menjelaskan bahwa keselamatan dan kesuksesan hidup hanya dapat diraih dengan empat hal, yaitu beriman kepada Allah SWT, mengerjakan amal saleh, saling menasihati dalam kebenaran, serta saling menasihati dalam kesabaran. Dengan memanfaatkan waktu untuk keempat hal tersebut, seorang Muslim dapat menghindari kerugian dan menjalani kehidupan yang lebih bermakna. (*)







