Kisah Nabi Musa AS yang Memohon Wafat di Palestina

Kisah kecintan Nabi Musa AS terhadap Tanah Suci Baitul Makdis, pertemuannya dengan malaikat maut, dan pelajaran berharga tentang takdir dan kepekaan spiritual. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)

SerambiMuslim.com – Sejarah para nabi penuh dengan kisah inspiratif yang sarat hikmah. Salah satu yang menonjol adalah kisah Nabi Musa AS, salah satu nabi ulul azmi, yang menunjukkan kecintaannya pada Tanah Suci Baitul Makdis di Palestina.

Bahkan, begitu cintanya pada Baitul Makdis, beliau memohon kepada Allah SWT agar wafat di dekat wilayah yang diberkahi itu.

Dalam hadis riwayat Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW menceritakan peristiwa unik antara Nabi Musa AS dan malaikat maut.

Malaikat maut diutus untuk mencabut nyawa beliau. Namun, Nabi Musa AS tidak mengenalinya dan memukul malaikat itu hingga matanya terluka. Malaikat kemudian kembali kepada Allah SWT dan mengadukan kejadian tersebut.

Allah SWT memulihkan mata malaikat dan memerintahkan untuk kembali kepada Nabi Musa AS dengan pesan:

“Jika engkau masih ingin hidup, letakkan tanganmu di punggung lembu. Sebanyak bulu yang tertutup oleh tanganmu, sebanyak itulah tahun umurmu yang akan ditambahkan.”

Nabi Musa AS menanyakan, “Lalu apa setelah itu?” Malaikat menjawab, “Kematian.”

Dengan bijak, Nabi Musa AS memilih untuk tidak memperpanjang umur dan memohon agar wafat di dekat Tanah Suci Baitul Makdis, sedekat lemparan batu. Rasulullah SAW juga menyebutkan, “Seandainya aku berada di sana, aku akan menunjukkan kuburnya di sisi jalan, di bawah tumpukan pasir merah” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kisah ini menyimpan beberapa pelajaran penting:

1. Kecintaan terhadap tanah suci

Tanah Baitul Makdis bukan sekadar wilayah, tetapi diberkahi dan menjadi saksi perjuangan para nabi.

2. Penerimaan terhadap takdir

Meski awalnya menolak kematian, Nabi Musa AS akhirnya menerima kehendak Allah SWT dengan lapang dada.

3. Kepekaan spiritual

Kisah ini mengingatkan kita untuk selalu peka terhadap tanda-tanda Allah SWT agar tidak tersesat atau salah paham.

Lokasi Makam

Menurut riwayat, makam Nabi Musa AS berada dekat Tanah Suci Baitul Makdis, tepatnya di sisi jalan di bawah tumpukan pasir merah. Meskipun tidak bisa dilihat secara fisik, kisah ini menguatkan keyakinan akan kebenaran ajaran Islam dan sejarah para nabi. ***