Doa Akhir Tahun Hijriah, Arti dan Waktu Mengamalkannya

Simak bacaan doa akhir tahun Hijriah lengkap dalam tulisan Arab, latin dan artinya, serta waktu yang dianjurkan untuk membacanya menjelang 1 Muharram. (Foto: Int/Ilustrasi)

SerambiMuslim.com – Pergantian tahun dalam kalender Hijriah menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri atas perjalanan kehidupan selama setahun terakhir.

Pada momen tersebut, banyak umat muslim mengamalkan doa akhir tahun sebagai bentuk permohonan ampun dan harapan akan keberkahan di tahun yang baru.

Doa akhir tahun umumnya dibaca pada penghujung bulan Zulhijah sebelum memasuki 1 Muharram. Isi doa tersebut memuat permohonan ampun atas dosa yang disengaja maupun tidak disengaja, sekaligus harapan agar Allah SWT menerima seluruh amal kebaikan yang telah dilakukan selama satu tahun.

Dalam buku Majmu Syarif dan Al-Ma`tsurat karya Sulthan Adam dijelaskan bahwa seorang muslim dianjurkan bermuhasabah sejak waktu Ashar hingga menjelang Maghrib. Setelah Maghrib, umat Islam dapat mengisi waktu dengan memanjatkan harapan dan doa untuk kehidupan yang lebih baik pada tahun berikutnya.

Bacaan Doa Akhir Tahun Hijriah

Dikutip dari buku Terjemah dan Fadhilah Majmu’ Syarif yang disusun Ustaz Rusdianto, berikut bacaan doa akhir tahun Hijriah yang lazim dibaca sebanyak tiga kali.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ

اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلِمْتُ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْأَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ. فَإِنِّى أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْلِ. وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِي عَلَيَّ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ.

اللَّهُمَّ يَا كَرِيمُ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّى وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Latin: Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin. Wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa wa maulanaa Muhammadin wa ‘alaa aalihii wa shahbihii wa sallam.

Allaahumma maa ‘amiltu fi haadzihis-sanati mimmaa nahaitanii ‘an-hu falam atub min-hu wa lam tardhahuu wa lam tansahuu wa halimta ‘alayya ba’da qudratika ‘alaa uquubatii wa da’autanii ilattaubati min-hu ba’da jur-atii alaa ma’shiyatika fa innii astaghfiruka fagfirlii. Wa maa ‘amiltu fiihaa mimmaa tardhaahu wa wa’adtanii ‘alaihits tsawaaba fa as-aluka.

Allaahumma yaa kariimu yaa dzal-jalaali wal ikraam an tataqabbalahuu minnii wa laa taqtha’ rajaa-ii minka yaa kariim, wa sallallaahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa aalihii wa shahbihii wa sallam wa alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin.

Arti: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.

Ya Allah, segala perbuatan yang telah aku lakukan sepanjang tahun ini yang Engkau larang, sementara aku belum bertobat darinya, yang tidak Engkau ridhai namun Engkau tetap menangguhkan hukuman kepadaku dan membuka pintu tobat, maka aku memohon ampun kepada-Mu, ampunilah aku.

Adapun amal-amal yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan pahala atasnya, aku memohon agar Engkau menerimanya. Wahai Dzat Yang Maha Mulia dan Maha Pemurah, jangan putuskan harapanku kepada-Mu. Semoga rahmat dan keselamatan tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.”

Doa Akhir Tahun Hijriah Versi Pendek

Selain doa panjang, terdapat pula doa akhir tahun versi singkat yang dapat diamalkan umat Islam.

اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيهَا عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَانَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْ لِي وَمَا عَمِلْتُ فِيهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْتَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيمُ.

Latin: Allaahumma maa ‘amiltu min ‘amalin fii haadzihis sanati maa nahaitanii ‘anhu wa lam atub minhu, wa halumta fiihaa ‘alayya bi fadhlika ba’da qudratika ‘alaa ‘uquubatii, wa da’autanii ilat taubati min ba’di jaraa-atii ‘alaa ma’shiyatik. Fa innistaghfartuka faghfir-lii wa maa ‘amiltu fiihaa mimmaa tardhaa, wa wa’attanii ‘alaihits tsawaaba, fa as-aluka an tataqabbala minnii wa laa taqtha’ rajaa-ii minka yaa kariim.

Arti: “Tuhanku, aku memohon ampun atas segala perbuatanku di tahun ini yang termasuk larangan-Mu dan belum sempat aku tobati. Aku juga memohon ampun atas dosa-dosa yang Engkau tangguhkan hukumannya karena kemurahan-Mu. Terimalah amal-amal yang Engkau ridhai dan jangan jadikan aku putus asa dari rahmat-Mu. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”

Waktu Membaca Doa Akhir Tahun Hijriah

Dalam buku Di Balik 7 Hari Besar Islam: Sejarah, Makna dan Amaliah karya Muhammad Sholikhin dijelaskan bahwa doa akhir tahun dibaca pada sore hari terakhir bulan Zulhijah sebelum matahari terbenam atau sebelum masuk waktu Maghrib.

Sejumlah ulama juga menganjurkan doa tersebut dibaca setelah salat Ashar hingga menjelang Maghrib. Amalan ini dilakukan sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar amal ibadah selama setahun diterima dan dosa-dosa yang telah lalu mendapatkan ampunan. (*)