SerambiMuslim.com – Himpunan Kawasan Industri (HKI) memperluas jejaring internasional dengan meresmikan kantor perwakilan resmi di Shenzhen, China.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat arus investasi, relokasi industri, serta kerja sama kawasan industri antara Indonesia dan China, sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem industri yang lebih inklusif bagi usaha kecil dan menengah (UKM).
Peresmian kantor perwakilan tersebut dilakukan bertepatan dengan penyelenggaraan APEC SME Business Forum 2026 di Shenzhen, 23-25 Juni 2026.
Dalam forum tersebut, Wakil Ketua HKI Bidang Perhubungan, Logistik, dan Kawasan Industri Spesifik yang juga Direktur Utama PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN), Adi Saputra Tedja Surya, tampil sebagai keynote speaker di hadapan ratusan delegasi internasional, menteri ekonomi, dan pimpinan korporasi dari kawasan Asia-Pasifik.
Dalam pemaparannya yang bertajuk “Jointly Shaping a Sustainable Asia-Pacific Industrial Ecosystem: Industrial Park Driving Inclusive and Balanced Development of SME”, Adi menekankan pentingnya transformasi kawasan industri menjadi ekosistem yang mampu mendukung pertumbuhan perusahaan besar sekaligus UKM.
“Kawasan industri di era modern tidak boleh lagi bergerak secara eksklusif hanya untuk industri skala besar. Kita harus menciptakan sebuah ekosistem di mana korporasi besar dan UKM dapat hidup berdampingan secara simbiotik,” kata Adi, Selasa, 30 Juni 2026.
Lanjut Adi, melalui integrasi rantai pasok (supply chain) dalam kawasan industri yang berkelanjutan, UKM dapat melakukan lompatan teknologi dan standar operasional guna memenuhi kualifikasi pasar global.
Menurut HKI, keberadaan kantor perwakilan di Shenzhen akan menjadi pusat koordinasi strategis, penghubung investasi, sekaligus gerbang komunikasi bagi investor asal China yang ingin memperluas aktivitas manufakturnya ke berbagai kawasan industri di Indonesia.
Saat ini sektor manufaktur menyumbang sekitar 19,07 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. HKI sendiri menaungi lebih dari 175 kawasan industri dengan total luas lebih dari 220.000 hektare.
Untuk memperluas akses UKM terhadap fasilitas industri modern, PT Makmur Berkah Amanda Tbk mengembangkan unit gudang modular seluas 72 meter persegi yang dirancang agar pelaku usaha dapat memanfaatkan infrastruktur logistik dengan biaya operasional yang lebih terjangkau.
Fasilitas tersebut didukung lokasi strategis yang berjarak sekitar 30 menit dari Bandara Internasional Juanda dan 45 menit dari Pelabuhan Tanjung Perak, sehingga mendukung efisiensi distribusi barang menuju pasar ekspor.
Perkenalkan Shenzhen One Gate Halal Center
Selain memperkenalkan potensi kawasan industri Indonesia, HKI juga meluncurkan Shenzhen One Gate Halal Center (SOGHC) sebagai platform yang menjembatani investasi dan perdagangan antara China dan Indonesia.
SOGHC dibentuk untuk mempermudah perusahaan asing memenuhi berbagai persyaratan regulasi dan sertifikasi halal sebelum memasuki pasar Indonesia yang memiliki sekitar 242,7 juta penduduk Muslim.
Sebagai representasi resmi yang terakreditasi oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), SOGHC memfasilitasi proses audit, pendampingan teknis, hingga pengakuan sertifikasi sehingga pelaku usaha tidak perlu menghadapi proses administrasi yang berulang.
Sertifikasi tersebut selanjutnya terintegrasi dengan Halal Industrial Park Sidoarjo (HIPS) di Jawa Timur yang dikembangkan PT Makmur Berkah Amanda Tbk. Kawasan industri halal tersebut memiliki potensi pengembangan hingga 1.800 hektare dan telah berstatus Objek Vital Nasional Sektor Industri.
Selain menawarkan insentif perpajakan, kawasan HIPS juga dilengkapi infrastruktur logistik halal, termasuk sistem cold chain management yang mendukung distribusi produk sesuai standar halal.
Perkuat Hubungan Ekonomi Indonesia-China
HKI menilai keberadaan kantor perwakilan di Shenzhen yang beroperasi berdampingan dengan Shenzhen One Gate Halal Center akan memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan China.
Kantor perwakilan HKI akan berfokus pada fasilitasi investasi, relokasi industri, serta pengembangan kerja sama antar-kawasan industri. Sementara itu, SOGHC berperan mendukung pemenuhan standar regulasi dan sertifikasi produk sehingga investor memperoleh kepastian investasi sekaligus kemudahan memasuki pasar Indonesia.
Partisipasi HKI dan PT Makmur Berkah Amanda Tbk dalam APEC SME Business Forum 2026 juga mempertegas komitmen Indonesia untuk membangun ekosistem industri Asia-Pasifik yang berkelanjutan, hijau, dan inklusif melalui penguatan investasi, pengembangan kawasan industri, serta pemberdayaan UKM. (*)







