SerambiMuslim.com – Ramadan akan segera menyapa umat Islam dalam hitungan hari. Menjelang 30 hari bulan suci, umat diingatkan pada keutamaan puasa.
Puasa memiliki nilai agung di sisi Allah SWT. Hal itu ditegaskan Nabi Muhammad SAW.
Nabi menyebut puasa Ramadan adalah seperempat dari keimanan manusia. Beliau juga bersabda, puasa merupakan setengah dari kesabaran seorang hamba.
kata Rasullah SAW, kesabaran adalah setengah dari keimanan manusia.
Imam Al-Ghazali menjelaskan dalam Ihya Ulumuddin, puasa Ramadan memiliki keistimewaan khusus. Keistimewaan itu karena puasa berhubungan langsung dengan Allah SWT.
Hadits qudsi menegaskan, pahala puasa ditentukan hanya oleh Allah SWT. Setiap perbuatan baik mendapatkan 10 hingga 700 kali pahala, kecuali puasa.
Puasa adalah milik Allah, dan Dia yang menentukan balasannya.
Allah berfirman dalam QS Az-Zumar ayat 10, menekankan pahala bagi orang sabar. Firman Allah menyatakan, bumi luas dan kebaikan dunia akan diperoleh orang beriman.
Orang sabar akan menerima pahala tanpa perhitungan dari Allah SWT.
قُلْ يٰعِبَادِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوْا رَبَّكُمْ ۗلِلَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا فِيْ هٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗوَاَرْضُ اللّٰهِ وَاسِعَةٌ ۗاِنَّمَا يُوَفَّى الصّٰبِرُوْنَ اَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Qul yā ‘ibādil-lażīna āmanuttaqū rabbakum, lil-lażīna aḥsanū fī hāżihid-dun-yā ḥasanah(tun), wa arḍullāhi wāsi‘ah(tun), innamā yuwaffaṣ-ṣābirūna ajrahum bigairi ḥisāb(in).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman, bertakwalah kepada Tuhanmu.” Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Bumi Allah itu luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa perhitungan. (QS Az-Zumar Ayat 10)
Ibadah puasa dimulai pada 1 Ramadan dalam sistem penanggalan Islam. Kalender Hijriah berbeda dengan Masehi sehingga perlu konversi tanggal awal Ramadan.
Di Indonesia, penentuan awal Ramadan sering berbeda antara pemerintah dan organisasi Islam. Perbedaan muncul karena metode penentuan awal bulan yang berbeda.
Pemerintah memperkirakan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 19 Februari 2026. Informasi itu tercantum dalam Kalender Hijriah Indonesia 2026, diterbitkan Kemenag RI.
Nahdlatul Ulama (NU) juga memprediksi awal Ramadhan pada 19 Februari 2026. Data NU tercatat dalam Almanak 2026 yang diterbitkan Lembaga Falakiyah NU.
Sementara, Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan berbeda, yaitu 18 Februari 2026.
Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 menegaskan hal itu. ***







