SerambiMuslim.com – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh meniadakan shalat Idulfitri berjamaah tahun 2026.
Keputusan diambil menyusul perkembangan situasi kawasan Timur Tengah.
Pengumuman disampaikan melalui akun Instagram resmi KBRI Riyadh. Imbauan ditujukan kepada warga negara Indonesia (WNK) di wilayah tersebut.
WNI diminta melaksanakan shalat Idulfitri di masjid terdekat. Mereka juga diminta mematuhi arahan otoritas setempat.
“Kami mengimbau WNI mengikuti informasi resmi pemerintah setempat,” tulis KBRI Riyadh.
WNI juga diminta memantau informasi dari KBRI secara berkala. Langkah ini untuk memastikan keamanan selama perayaan Idulfitri.
KBRI berharap masyarakat tetap aman dan khidmat merayakan Idulfitri. Situasi kawasan menjadi perhatian utama perwakilan Indonesia.
Berbeda, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah yang tetap menggelar shalat Ied berjamaah. Pelaksanaan digelar di Wisma Konjen RI Jeddah.
Shalat Ied dijadwalkan Jumat, 20 Maret 2026. Kegiatan dilanjutkan dengan acara gelar griya.
Arab Saudi menetapkan Idulfitri jatuh pada 20 Maret 2026. Penetapan berdasarkan keputusan resmi otoritas setempat.
Mahkamah Agung Arab Saudi menetapkan Kamis sebagai akhir Ramadan. Dengan demikian, Jumat menjadi hari pertama Syawal.
Mahkamah Agung Arab Saudi menyampaikan ucapan selamat Idulfitri. Ucapan ditujukan kepada Salman bin Abdulaziz Al Saud.
Ucapan juga disampaikan kepada Mohammed bin Salman, serta kepada seluruh umat Islam dan warga di Arab Saudi. ***






