Fikih  

6 Waktu Mustajab Berdoa agar Rezeki Datang Tak Terduga

FOTO: Chatgpt/Serambi Muslim/Ilustrasi

SerambiMuslim.com – Rezeki merupakan anugerah Allah SWT yang dapat datang melalui berbagai jalan, termasuk dari arah yang tidak disangka-sangka.

Selain bekerja dan berikhtiar, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa sebagai ikhtiar batin memohon kemudahan, keberkahan, dan kelapangan rezeki.

Allah SWT menegaskan bahwa Dia selalu dekat dengan hamba-Nya dan mengabulkan doa yang dipanjatkan dengan penuh keimanan. Penegasan tersebut termaktub dalam Surah Al-Baqarah ayat 186.

وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ

Latin: Wa iżā sa’alaka ‘ibādī ‘annī fa innī qarīb(un), ujību da’watad-dā’i iżā da’ān(i), falyastajībū lī walyu’minū bī la’allahum yarsyudūn(a).

Artinya: “Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

Ayat tersebut mengingatkan bahwa tidak ada doa yang sia-sia. Allah SWT mendengar setiap permohonan dan mengabulkannya sesuai hikmah serta waktu terbaik menurut kehendak-Nya.

Enam Waktu Mustajab untuk Berdoa

Dalam buku “Doa-Doa Meraih Kesuksesan Dunia dan Akhirat” karya Akhmad Najibul Khairi Sya’ie dan Achmad Budiyanto dijelaskan terdapat beberapa waktu yang memiliki keutamaan sehingga doa memiliki peluang besar untuk dikabulkan.

1. Sepertiga malam terakhir

Sepertiga malam terakhir menjadi waktu paling utama untuk bermunajat kepada Allah SWT. Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, istighfar, dan salat malam.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya Rabb kami yang Maha Berkah lagi Maha Tinggi turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga akhir malam, lalu berfirman, ‘Barang siapa yang berdoa, maka Aku akan kabulkan. Barang siapa yang memohon, pasti Aku akan perkenankan. Barang siapa yang meminta ampun, pasti Aku akan mengampuninya.’” (HR. Bukhari)

2. Hari Jumat

Hari Jumat memiliki waktu istimewa yang menjadi saat dikabulkannya doa.

Dalam Mukhtashar Shahih al-Bukhari, Abu Hurairah RA meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda:

“Ada suatu saat yang baik pada hari Jumat. Apabila seorang muslim mendapatkannya saat sedang melaksanakan salat dan memohon sesuatu kepada Allah, maka Allah pasti akan mengabulkan permohonannya.”

Imam An-Nawawi dalam Tahriru Alfazhit Tanbih menjelaskan waktu tersebut berada sejak khatib naik mimbar hingga salat Jumat selesai, sebagaimana riwayat Shahih Muslim.

3. Di antara azan dan ikamah

Jeda antara azan dan ikamah juga termasuk waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa.

Rasulullah SAW bersabda:

“Doa di antara azan dan ikamah tidak tertolak.” (HR. Tirmidzi)

4. Saat bersujud dalam salat

Sujud menjadi momen ketika seorang hamba berada paling dekat dengan Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda:

“Seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu.” (HR. Muslim)

Pada saat itu, umat Islam dianjurkan memohon ampunan, kesehatan, kemudahan urusan, serta rezeki yang halal dan berkah.

5. Menjelang salam dalam salat wajib

Sebelum mengakhiri salat wajib dengan salam, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa.

Dalam hadis riwayat Tirmidzi disebutkan Rasulullah SAW bersabda:

“Di akhir malam dan di akhir salat wajib.” (HR. Tirmidzi)

6. Saat hujan turun

Turunnya hujan merupakan rahmat sekaligus waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak doa.

Rasulullah SAW bersabda:

“Doa tidak tertolak pada dua waktu, yaitu ketika azan berkumandang dan ketika hujan turun.” (HR. Al-Hakim)

Selain memanfaatkan waktu-waktu mustajab tersebut, umat Islam tetap dianjurkan berikhtiar, bekerja dengan sungguh-sungguh, serta bertawakal kepada Allah SWT agar memperoleh rezeki yang halal, berkah, dan penuh manfaat. (*)