Anak Palestina Tewas Tenggelam di Tenda Pengungsian Gaza

Seorang anak Palestina tewas akibat banjir kamp tenda Gaza. UNICEF soroti krisis kemanusiaan di tengah gencatan senjata. (Foto: REUTERS)

SerambiMuslim.com – Di awal tahun baru 2026, Kamis (1/1/), seorang anak Palestina tewas tenggelam akibat banjir di kamp tenda pengungsian Gaza.

Peristiwa itu mencerminkan penderitaan warga Gaza selama musim dingin di tengah krisis kemanusiaan berkepanjangan.

UNICEF menyebut korban bernama Ata Mai, berusia tujuh tahun, meninggal akibat banjir di Kota Gaza.

“Kondisi di kamp pengungsian sangat mengerikan dan tidak layak bagi anak-anak,” kata Direktur Regional UNICEF, Edouard Beigbeder.

Ia mengatakan banyak tenda rusak total akibat hujan deras dan cuaca ekstrem.

UNICEF mencatat sedikitnya enam anak Gaza meninggal akibat cuaca buruk selama beberapa pekan terakhir.

Sebagian besar penduduk Gaza kehilangan rumah dan kini tinggal di tenda dengan perlindungan minim.

Pejabat kesehatan Gaza juga melaporkan kematian anak laki-laki berusia sembilan tahun di Gaza utara.

Direktur RS Shifa Mohammed Abu Selmiya menyebut bocah itu tewas akibat tembakan Israel.

Militer Israel menyatakan tidak mengetahui insiden tersebut.

Pihak keluarga korban menyebut anak itu kemungkinan terkena sisa persenjataan yang tidak meledak.

Sementara itu, kekerasan terus berlanjut meski gencatan senjata telah diberlakukan selama 12 pekan.

Kementerian Kesehatan Gaza mencatat 416 warga Palestina tewas sejak gencatan senjata dimulai.

Di Tepi Barat, pasukan Israel menangkap sekitar 50 warga Palestina dalam operasi semalam.

Sebagian besar penangkapan terjadi di wilayah Ramallah, menurut Masyarakat Tahanan Palestina.

“Penangkapan disertai penggerebekan dan perusakan rumah warga,” kata pernyataan kelompok tersebut.

Militer Israel belum memberikan komentar resmi terkait penangkapan tersebut.