Berita  

Jamaah Haji NTB Tiba 12 Juni, Pulang lewat Lombok

Jamaah haji NTB dijadwalkan tiba di Tanah Air 12 Juni 2025

SerambiMuslim.com — Kepulangan jamaah haji asal Embarkasi Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dijadwalkan berlangsung mulai 12 hingga 27 Juni 2025. Seluruh jamaah akan tiba dari Arab Saudi melalui Bandara Internasional Lombok menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

“Jamaah haji asal NTB dipulangkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dan mulai tiba pada 12 Juni 2025,” kata Humas Bandara Lombok, Arif Hariyanto, di Lombok Tengah, Selasa (10/6).

Berikut jadwal kepulangan jamaah haji NTB berdasarkan kelompok terbang (kloter):

  • Kloter 1: Asal Lombok Barat, tiba Kamis 12 Juni pukul 00.30 WITA, sebanyak 393 orang.

  • Kloter 2: Asal Lombok Tengah, tiba Jumat 13 Juni pukul 07.30 WITA, 393 orang.

  • Kloter 3: Asal Kota Mataram, tiba Sabtu 14 Juni pukul 12.40 WITA, 393 orang.

  • Kloter 4: Asal Lombok Timur, tiba Minggu 15 Juni pukul 20.10 WITA, 393 orang.

  • Kloter 5: Asal Kabupaten Bima, tiba Selasa 17 Juni pukul 03.40 WITA, 393 orang.

  • Kloter 6: Asal Lombok Tengah, tiba Rabu 18 Juni pukul 17.20 WITA, 393 orang.

  • Kloter 7: Gabungan Lombok Tengah (48 orang) dan Lombok Timur (337 orang), tiba Jumat 20 Juni pukul 07.55 WITA, total 393 orang.

  • Kloter 8: Gabungan Sumbawa dan Kota Bima, tiba Sabtu 21 Juni pukul 16.00 WITA, 393 orang.

  • Kloter 9: Gabungan Kota Mataram dan Lombok Timur, tiba Minggu 22 Juni pukul 23.45 WITA, 393 orang.

  • Kloter 10: Gabungan Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima, tiba Selasa 24 Juni pukul 09.10 WITA, 393 orang.

  • Kloter 11: Gabungan Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Utara, dan Sumbawa Barat, tiba Rabu 25 Juni pukul 16.25 WITA, 393 orang.

  • Kloter 12: Gabungan Lombok Barat, Sumbawa, dan Dompu, tiba Sabtu 27 Juni pukul 02.10 WITA, sebanyak 221 orang.

“Pada pelaksanaan haji 2025 ini, Bandara Lombok melayani keberangkatan dan kepulangan jamaah haji sebanyak 4.544 orang,” jelas Arif.

Sementara itu, Kementerian Agama Provinsi NTB mencatat enam orang jamaah haji asal NTB meninggal dunia di Tanah Suci Makkah. Selain itu, belasan jamaah lainnya mengalami gangguan kesehatan dan telah menjalani perawatan medis di rumah sakit setempat.