SerambiMuslim.com – Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW merupakan amalan yang dianjurkan bagi setiap muslim. Selain menjadi bentuk cinta kepada Rasulullah SAW, sholawat juga mengandung doa dan pujian yang bernilai pahala di sisi Allah SWT.
Anjuran membaca sholawat tidak hanya ditujukan kepada manusia. Allah SWT juga menjelaskan bahwa para malaikat turut bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Hal tersebut ditegaskan dalam Surah Al Ahzab ayat 56.
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
Artinya: “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS Al Ahzab: 56).
Mengutip buku “Mukjizat Shalawat” karya Habib Abdullah Assegaf dan Hj. Indriya R. Dani, sholawat yang dibaca seorang muslim merupakan doa kepada Allah SWT agar melimpahkan rahmat kepada Nabi Muhammad SAW. Sementara itu, sholawat dari para malaikat bermakna permohonan ampun atau istighfar.
Membaca sholawat dapat dilakukan kapan saja. Amalan ini bisa dibaca setelah salat, saat bepergian, ketika beraktivitas, maupun sebelum tidur.
10 Bacaan Sholawat Nabi Muhammad SAW
Berikut sejumlah bacaan sholawat yang mudah diamalkan, dikutip dari buku “Shalawat Nabi Super Lengkap” karya Ibnu Watiniyah.
1. Sholawat Jibril
صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد
Latin: Shallallahu ‘ala Muhammad.
Artinya: “Semoga Allah melimpahkan sholawat kepada Nabi Muhammad.”
2. Sholawat Ibrahimiyah
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Latin: Allahumma shalli ‘alaa muhammadin wa’alaa aali muhammadin kamaa shallaita ‘alaa ibraahiima wa’alaa aali ibrahiima, wabaarik ‘alaa muhammadin wa ‘alaa alii muhammadin kamaa baarakta ‘alaa ibraahima wa ‘alaa aali ibraahima fil ‘aalamiina innaka hamiidun majiid.
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau melimpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Limpahkan pula keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau memberkahi Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.”
3. Sholawat Al Fatih
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍنِ الْفَاتِحِ لِمَا اُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ وَالنَّاصِرِ الْحَقَّ بِالْحَقِّ وَالْهَادِي اِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْ رِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيْمِ
Latin: Allahumma shalli wa sallim wa barik ‘ala sayyidina Muhammadinil Fatihi lima ughliqa, wal khatimi lima sabaqa, wan nashiril haqqa bil haqqi, wal hadi ila shiratin mustaqim. Shallallahu ‘alayhi, wa ‘ala ālihi, wa ashhabihi haqqa qadrihi wa miqdarihil ‘azhim.
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah sholawat, salam, dan keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad saw., pembuka apa yang terkunci, penutup apa yang telah lalu, pembela yang haq dengan yang hak, dan petunjuk kepada jalan yang lurus. Semoga Allah melimpahkan sholawat kepadanya, keluarga dan para sahabatnya dengan hak derajat dan kedudukannya yang agung.”
4. Sholawat Nariyah
اَللّٰهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَــمَّدِ ࣙالَّذِيْ تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضٰى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىٰ اٰلِهِ وِصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَ نَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ
Latin: Allâhumma shalli shalâtan kâmilatan wa sallim salâman tâmman `alâ sayyidinâ Muḫammadinil-ladzi tanḫallu bihil-`uqadu wa tanfariju bihil-kurabu wa tuqdlâ bihil-ḫawâiju wa tunâlu bihir-raghâ’ibu wa ḫusnul-khawâtimi wa yustasqal-ghamâmu biwajhihil-karîmi wa `alâ âlihi wa shaḫbihi fî kulli lamḫatin wa nafasin bi`adadi kulli ma`lûmilak(a).
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.”
5. Sholawat Adrikni
الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا سَيِّدِي يَا رَسُولَ اللَّهِ خُذْ بِيَدِي قَلَّتْ حِيْلَتِي أَدْرِكْني
Latin: Ashsholaatu was salaamu ‘alaika yaa sayyidii yaa rosuulallooh khudz biyadii qollat hiilatii adriknii
Artinya: “Rahmat dan sejahtera semoga melimpah kepadamu, wahai junjunganku Rasulullah, peganglah tanganku, sedikit sekali upayaku, maka temukanlah aku.”
6. Sholawat Syifa’
اللهُمَّ صَلَّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبّ الْقُلُوْبِ وَدَوَابِهَا وَعَافِيَةِ الْأَبْدَانِ وَشِفَابِهَا وَنُوْرِ الأَبْصَارِ وَضِيَابِهَا وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ
وَسَلَّمْ
Latin: Allâhumma shalli alâ Sayyidinâ Muhammadin thibbil qulûbi wa dawâ-ihâ wa ‘âfiyatil abdâni wa syifâ-ihâ wa nûril abshâri wa dhiyâ-ihâ wa ‘alâ âlihi wa shahbihi wa bârik wa sallim.
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah sholawat dan salam kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, sebagai dokter hati dan menjadi obatnya. Obat untuk badan dan penyembuhnya, cahaya segala penglihatan dan menjadi sinarnya. Semoga keberkahan dan keselamatan dicurahkan pada keluarga dan sahabat-sahabatnya”
7. Sholawat Munjiyat
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْاٰفَاتِ وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيعَ الْحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ
السَيِّئَاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ وَتُبَلِّغُنَا بِهَـــا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَـــاتِ
Allâhumma shalli ‘alâ Sayyidinâ Muhammadin wa ‘alâ âli Sayyidinâ Muhammadin shalâtan tunjînâ bihâ min jamî’il ahwâli wal âfât wa taqdhî lanâ bihâ jamî’al hâjat wa tuthahhirunâ bihâ min jamî’is sayyiât wa tarfa’unâ bihâ ‘indaka a’lad darajât wa tuballighunâ bihâ aqshal ghâyat min jamî’il khairâti fil hayâti wa ba’dal mamât.
Artinya: “Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, dengan shalawat itu, Engkau akan menyelamatkan kami dari semua keadaan menakutkan dan dari semua cobaan. Dengan shalawat itu, Engkau akan mengabulkan hajat kami, dengan shalawat itu, Engkau akan menyucikan kami dari segala keburukan, dengan shalawat itu, Engkau akan mengangkat kami ke derajat yang paling tinggi, dengan shalawat itu, Engkau akan menyampaikan kami kepada tujuan yang paling sempurna dalam semua kebaikan, ketika hidup dan setelah mati.”
8. Sholawat Asyghil
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَأَشْغِلِ الظَّالِمِينَ بِالظَّالِمِينَ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَأَشْغِلِ الظَّالِمِينَ بِالظَّالِمِينَ وَأَخْرِجْنَا مِنْ بَيْنِهِمْ سَالِمِينَ وَعلَى الِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِين
Allahumma shalli ala sayyidina Muhammadin, wa asyghili dzalimin bi dzalimin. Allahumma shalli ala sayyidina Muhammadin, wa asyghili dzalimin bi dzalimin. Wa akhrij-na min bainihim saalimin, wa ala aalihi wa shahbihi ajmain.
Artinya: “Ya Allah, berikanlah shalawat kepada pemimpin kami Nabi Muhammad, dan sibukkanlah orang-orang dzalim agar mendapat kejahatan dari orang dzalim lainnya, selamatkanlah kami dari kejahatan mereka. Dan berikanlah sholawat kepada seluruh keluarga dan para sahabatnya.”
9. Sholawat Thibbil Qulub
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا وَعَافِيَةِ الأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا وَنُوْرِ الأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا وَعَلٰى آَلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ
Latin: Allahumma shalli ‘ala Sayyidina Muhammadin thibbil qulubi wa dawa-iha wa ‘afiyatil abdani wa syifa-iha wa nuril abshari wa dliya-ihaa wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallim.
Artinya: “Ya Allah, berikanlah rahmat kepada baginda kami, Nabi Muhammad, sang penyembuh hati dan obatnya, memberikan kesehatan badan dan mengobatinya, menjadi cahaya mata hati dan sinarnya, juga kepada keluarga dan sahabat beliau, dan semoga Engkau memberikan keselamatan.”
10. Sholawat Busyro
اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ صَاحِبِ الْبُشْرى صَلَاةً تُبَشِّرُنَابِهَا وَاَهْلَنَا وَاَوْلَادَنَا وجَمِيْعَ مَشَايِخِنَا وَمُعَلِّمِنَا وَطَلَبَتَنَا وَطَالِبَاتِنَامِنْ يَوْمِنَاهذَااِلى يَوْمِ الْأَخِرَةِ
Latin: Allaahumma shalli wa sallim ‘alaa Sayyidinaa Muhammadin shaahibil busyraa shalaatan tubasysyiruna bihaa wa ahlanaa wa awlaadanaa wa jamii’a masyaayikhinaa wa mu’alliminaa wa thalabatanaa wa thaalibaatinaa min yawminaa haadzaa ilaa yawmil aakhirah
Artinya: “Ya Allah, semoga rahmat dan keselamatan senantiasa tercurah limpahkan kepada junjungan kami Baginda Nabi Muhammad pemilik kabar gembira yang memberi kabar gembira kepada keluarga kami, anak-anak kami, guru-guru kami, para pengajar kami, dan siswa-siswi kami sejak hari ini hingga sampai hari akhirat.”
Keutamaan Membaca Sholawat
Membaca sholawat memiliki banyak keutamaan bagi setiap muslim. Mengacu pada buku “Manfaat Dahsyat Dzikir Asmaul Husna” karya Syaifurrahman El Fati, berikut beberapa keutamaannya.
- Menjadi bukti ketaatan kepada Allah SWT
- Mendapat balasan sepuluh kali sholawat dari Allah SWT
- Diangkat derajatnya
- Membersihkan jiwa
- Sholawat disampaikan kepada Rasulullah SAW
- Menyempurnakan keimanan
- Memperoleh limpahan rahmat Allah SWT
- Menjadi sebab dihapuskannya dosa
- Mendekatkan diri kepada Allah SWT
- Pahalanya setara dengan memerdekakan seorang budak
- Berpeluang memperoleh syafaat Rasulullah SAW pada hari kiamat
Itulah beberapa bacaan sholawat Nabi Muhammad SAW beserta keutamaannya. Mengamalkan sholawat secara rutin diharapkan dapat menambah kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menjadi jalan meraih rahmat dan keberkahan dari Allah SWT. (*)







