SerambiMuslim.com – Dalam Alquran, Allah SWT menjelaskan karakter orang-orang yang mendapatkan kasih sayang-Nya. Mereka dikenal sebagai ‘ibad ar-Rahman, yakni hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih yang memiliki keutamaan dan keberuntungan dalam hidup.
Penjelasan mengenai sifat-sifat tersebut termaktub dalam Surah Al-Furqan ayat 63 hingga 74.
Berikut ini beberapa ciri utama yang dapat menjadi teladan bagi setiap Muslim.
1. Rendah Hati dan Menjalani Hidup dengan Tenang
Allah SWT berfirman:
وَعِبَادُ الرَّحْمَٰنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا
“Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu adalah mereka yang berjalan di bumi dengan rendah hati…” (QS Al-Furqan: 63).
Hamba Allah yang dirahmati memiliki sikap rendah hati serta ketenangan dalam menjalani kehidupan. Mereka tidak mudah terpancing emosi dan cenderung menghindari konflik. Kehadirannya justru membawa suasana damai di lingkungan sekitar.
2. Berkata Baik Meski Dihadapkan pada Keburukan
Allah SWT berfirman:
وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا
“Dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik.” (QS Al-Furqan: 63).
Ketika mendapat perlakuan buruk seperti hinaan atau cacian, mereka tidak membalas dengan hal serupa. Sebaliknya, mereka memilih menjawab dengan perkataan yang santun dan penuh kebaikan.
3. Menghidupkan Malam dengan Ibadah
Allah SWT berfirman:
وَالَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَامًا
“Dan mereka yang menghabiskan malam untuk beribadah kepada Tuhan mereka dengan bersujud dan berdiri.” (QS Al-Furqan: 64).
Mereka membiasakan diri bangun di malam hari untuk melaksanakan shalat sunnah, seperti qiyamul lail, serta memperbanyak doa dan munajat kepada Allah.
4. Takut terhadap Azab Neraka
Allah SWT berfirman:
رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ
“Ya Tuhan kami, jauhkanlah kami dari azab Jahannam…” (QS Al-Furqan: 65).
Rasa takut kepada siksa neraka mendorong mereka untuk terus berdoa dan memperbaiki diri. Kesadaran ini menjadi pengingat agar selalu berada di jalan yang benar.
5. Dermawan dan Tidak Berlebihan
Allah SWT berfirman:
وَلَمْ يُسْرِفُوا وَلَمْ يَقْتُرُوا
“Dan mereka tidak berlebihan dalam membelanjakan harta dan tidak pula kikir…” (QS Al-Furqan: 67).
Dalam hal harta, mereka bersikap seimbang. Gemar bersedekah, tetapi tetap proporsional sesuai kemampuan, tanpa berlebihan maupun pelit.
6. Menjaga Tauhid (Tidak Menyekutukan Allah)
Allah SWT berfirman:
وَلَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ
“Dan mereka tidak menyembah tuhan selain Allah…” (QS Al-Furqan: 68).
Mereka menjaga kemurnian tauhid dengan tidak mempersekutukan Allah dalam bentuk apa pun, termasuk menjauhi praktik-praktik yang mengarah pada kemusyrikan.
7. Tidak Menghilangkan Nyawa Tanpa Hak
Allah SWT berfirman:
وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ
“Dan mereka tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar…” (QS Al-Furqan: 68).
Menghargai nyawa manusia merupakan prinsip penting. Oleh karena itu, mereka menjauhi segala bentuk kekerasan yang tidak dibenarkan.
8. Menjauhi Perbuatan Zina
Allah SWT berfirman:
وَلَا يَزْنُونَ
“Dan mereka tidak berzina…” (QS Al-Furqan: 68).
Mereka menjaga diri dari perbuatan zina, termasuk segala hal yang dapat mendekatkan kepada dosa tersebut. ***







