Human Initiative Luncurkan Program Sebar Qurban 2026

Human Initiative memulai Program Sebar Qurban 2026 dari Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, menargetkan 309 ribu penerima di dalam dan luar negeri. (Foto: Int/Ilustrasi)

SerambiMuslim.com – Human Initiative memulai Program Sebar Qurban 2026 dari Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan mendorong dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.

Human Initiative resmi memulai rangkaian Peluncuran Program Sebar Qurban 2026 di Desa Telaga Banyak, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, NTB.

Kegiatan ini menjadi langkah awal menghubungkan potensi peternak lokal dengan kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.

Mengusung tema “Luaskan Dampak Qurban”, program ini menempatkan ibadah qurban tidak hanya sebagai ritual keagamaan, tetapi juga instrumen pemberdayaan.

“Ibadah qurban tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang luas,” ujar Vice President Human Initiative, Romi Ardiansyah, Sabtu, 4 April 2026.

Ia menjelaskan, program Sebar Qurban dirancang dengan tiga misi utama. “Kami ingin memfasilitasi ibadah, menggerakkan peternak lokal, serta menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat penerima manfaat,” katanya.

Peluncuran program ini dihadiri sekitar 200 peserta, termasuk Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta para peternak.

Kusmalahadi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjawab persoalan sosial di daerah.

“Kami membutuhkan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Human Initiative, untuk memperkuat program pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mendorong masyarakat agar tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi turut berpartisipasi dalam ibadah qurban.

Rangkaian acara peluncuran meliputi pemaparan program, seremoni kickoff, penampilan budaya lokal, hingga talkshow yang menghadirkan pengalaman langsung dari peternak dan penerima manfaat.

Melalui pendekatan tersebut, peserta diajak melihat dampak nyata qurban dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Pada 2026, program ini menargetkan penyaluran manfaat kepada sekitar 309.000 penerima di 27 provinsi, 134 kabupaten/kota, dan 145 wilayah di Indonesia.

Distribusi juga direncanakan menjangkau 11 negara di luar negeri.

Pemilihan Lombok Utara sebagai lokasi peluncuran didasarkan pada potensi peternak lokal dan kuatnya budaya gotong royong masyarakat setempat.

Selain itu, kondisi sosial ekonomi wilayah tersebut dinilai membutuhkan pemerataan distribusi daging qurban.

Human Initiative menilai kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci agar manfaat qurban dapat menjangkau lebih luas dan berkelanjutan.

“Ketika semua pihak terlibat, qurban tidak hanya selesai dalam satu momen, tetapi memberi dampak jangka panjang,” kata Romi. ***