SerambiMuslim.com – Allah SWT memerintahkan manusia untuk beriman dan bertakwa kepada-Nya. Takwa dimaknai sebagai menjaga diri dari maksiat dan menjauhi dosa besar.
Takwa juga berarti menjalankan seluruh perintah Allah serta meninggalkan larangan-Nya.
Dalam ajaran Islam, terdapat perkara yang diridhai dan dibenci oleh Allah SWT.
Rasulullah SAW menjelaskan hal tersebut melalui hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah RA.
Allah meridhai hamba yang beribadah hanya kepada-Nya tanpa menyekutukan apa pun. Allah juga meridhai umat yang berpegang teguh pada agama dan tidak berpecah belah.
Selain itu, Allah mencintai sikap saling menasihati pemimpin dalam kebaikan.
Sebaliknya, Allah membenci tiga perbuatan tertentu. Perbuatan itu adalah qiila wa qaala, banyak bertanya, dan menyia-nyiakan harta.
Kabar Angin
Qiila wa qaala berarti menyebarkan informasi tanpa kejelasan sumber dan kebenaran atau kabar angin. Berita yang tidak diverifikasi hanya akan menjadi kabar angin meresahkan.
Allah membenci sikap mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas asalnya.
Alquran surah An-Nur ayat 11 memperingatkan penyebar berita bohong (hoax) dengan ancaman azab besar.
Banyak Bertanya
Islam menganjurkan bertanya jika belum memahami suatu perkara. Namun, pertanyaan berlebihan dapat menjerumuskan pada kesia-siaan dan konflik.
Kisah Bani Israil menjadi contoh perilaku terlalu banyak bertanya. Mereka mempertanyakan perintah Allah tentang penyembelihan sapi betina. Pertanyaan yang berulang justru mempersulit pelaksanaan perintah tersebut.
Padahal, Allah menghendaki kemudahan bagi mereka. Namun, sikap mereka sendiri yang memperumit keadaan.
Pemborosan
Hal lain yang dibenci Allah adalah menyia-nyiakan harta atau boros.
Pemborosan berarti menggunakan harta secara berlebihan dan tidak diridhai Allah. Terlebih jika harta diperoleh melalui cara haram atau syubhat.
Alquran surah Al-A’raf ayat 31 melarang sikap berlebih-lebihan. Orang yang boros tidak dicintai oleh Allah SWT.
Dalam surah Al-Isra ayat 27, pemboros disamakan dengan saudara setan. Setan merupakan makhluk yang sangat ingkar kepada Tuhannya.
Semoga umat Islam terhindar dari sifat yang dibenci Allah Azza wa Jalla. ***







