SerambiMuslim.com – Menjelang Ramadan 2026, umat Islam dianjurkan mempersiapkan diri secara fisik dan spiritual.
Persiapan dilakukan agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan lebih optimal dan penuh kesadaran.
Salah satu bentuk persiapan adalah mandi sunnah sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Mandi sunnah bertujuan membersihkan tubuh sekaligus menyucikan diri sebelum memasuki ibadah besar.
Keutamaan Mandi Sunnah Sebelum Puasa
Mandi sebelum puasa bukan kewajiban, namun termasuk amalan sunnah yang dianjurkan dalam Islam.
Amalan ini biasa dilakukan sebelum ibadah besar, seperti puasa Ramadan dan shalat hari raya.
Beberapa manfaat mandi sunnah sebelum puasa antara lain meningkatkan kebersihan dan kenyamanan beribadah. Selain itu, tubuh yang bersih membantu menjaga fokus saat shalat, membaca Alquran, dan berzikir.
Mandi sunnah juga menjadi persiapan spiritual untuk menenangkan hati menyambut bulan penuh berkah.
Bacaan Niat Mandi Puasa Ramadan
Niat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan mandi sunnah sebelum puasa Ramadan.
Niat mandi dapat dibaca dalam hati atau dilafalkan sesuai kemampuan masing-masing.
Berikut bacaan niat mandi sunnah sebelum puasa Ramadhan:
Nawaitu ada’al ghuslil masnuni li fi hadzihil lailatil min romadhona lillahi ta’ala.
Artinya, aku berniat mandi sunnah pada malam ini di bulan Ramadhan karena Allah Ta’ala.
Tata Cara Mandi Sunnah Sebelum Puasa
Mandi sunnah sebelum puasa dilakukan dengan tata cara yang dianjurkan dalam Islam.
Pertama, membaca niat mandi sunnah sebelum berpuasa di dalam hati.
Kedua, mencuci kedua tangan sebanyak tiga kali hingga bersih.
Ketiga, membersihkan area kemaluan dan bagian tubuh yang dianggap kotor.
Keempat, berwudhu seperti wudhu sebelum melaksanakan shalat.
Kelima, menyiram kepala sebanyak tiga kali hingga air merata ke kulit kepala.
Keenam, menyiram seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan kemudian kiri.
Mandi sunnah dapat dilakukan pagi hari sebelum sahur atau sore hari sebelum salat tarawih. ***






