SerambiMuslim.com – Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i menekankan Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai wajah Kementerian Agama (Kemenag) di tengah masyarakat.
“KUA harus menjadi pusat layanan keagamaan yang solutif, inklusif, dan responsif,” ujar Romo Syafi’i, Jumat (23/1/2026).
Menurutnya, KUA di kecamatan menjadi titik temu utama masyarakat dengan negara dalam urusan keagamaan.
Persepsi publik terhadap Kementerian Agama sangat dipengaruhi pengalaman layanan di KUA.
Romo meminta program Revitalisasi KUA terus diperkuat untuk menyiapkan dan melayani umat masa depan.
Pelayanan publik tidak hanya administratif, tetapi juga mencerminkan kehadiran negara secara spiritual dan sosial.
Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad melaporkan, Indeks Layanan Bimbingan Perkawinan telah mencapai skor 82. Namun, layanan zakat dan wakaf masih perlu penguatan. Saat ini indeksnya 57,2 dan menjadi fokus perbaikan.
Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang mendukung peningkatan kualitas layanan Bimas Islam secara penuh.
“Komisi VIII akan terus mendukung agar rekomendasi Rakernas berdampak nyata pada layanan masyarakat,” ujar Marwan. ***







