SerambiMuslim.com — Di tengah keramaian ribuan jemaah haji Indonesia yang kini menunaikan ibadah di Tanah Suci, sosok Nenek Sutiah Sunyoto menarik perhatian sebagai jemaah tertua dari Provinsi Lampung. Di usianya yang sudah menginjak 107 tahun, nenek yang akrab disapa Mbah Sutiah ini menunjukkan semangat luar biasa selama berada di Madinah sejak 8 Mei 2025.
Saat ditemui Tim Media Center Haji (MCH) Daker Madinah di hotel Mesan Aldauliyah, Rabu (14/5/2025), Nenek Sutiah tampak sehat dan sumringah. Ketika ditanya, ia mengaku sering berjalan kaki ke Masjid Nabawi untuk shalat, meskipun cuaca di Madinah cukup terik.
“Kuat jalannya, mbah?” tanya Tim MCH.
“Kuat,” jawab Nenek Sutiah dengan semangat.
Kesederhanaan hidup Nenek Sutiah di kampung halaman cukup menarik. Sehari-hari, sebelum berangkat haji, ia hanya bertani dan mengurus rumah. Pola makan sederhana juga menjadi rahasianya tetap sehat: nasi, sayuran, dan daging, tanpa ayam potong karena ia tidak suka.
Cita-cita menunaikan ibadah haji sudah lama diidamkan Nenek Sutiah, dan setelah mendaftar pada 2013, tahun ini impian itu akhirnya terwujud. Pengalaman pertamanya di Tanah Suci pun penuh kebahagiaan.
“Di sini uenak. Makanan yang disediakan panitia cocok semua, cocok dilidah,” kenangnya.
Selama tujuh hari di Madinah, Nenek Sutiah sudah lima kali menunaikan ibadah di Masjid Nabawi, menunjukkan tekad dan kekuatan yang menginspirasi banyak jemaah lain.
Nenek Sutiah, yang memiliki 9 anak dan 25 cucu, menjadi bukti nyata bahwa usia bukanlah penghalang untuk menunaikan panggilan Allah SWT dan meraih haji mabrur.







