Berita  

Niat dan Tata Cara Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadan

FOTO: iStockphoto/Ilustrasi

SerambiMuslim.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, banyak umat Muslim yang mempersiapkan diri dengan melakukan mandi wajib atau mandi besar.

Mandi ini bukan hanya sebagai bentuk kebersihan fisik, tetapi juga memiliki makna spiritual sebagai pembersihan batin dan lahir.

Salah satu anjuran dalam menyambut puasa adalah membaca niat mandi wajib, yang menjadi langkah awal dalam membersihkan diri sebelum memulai ibadah puasa.

Niat Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadan

Niat mandi wajib untuk menyambut puasa Ramadan sebaiknya dibaca sesaat sebelum melakukan mandi. Bacaan niat ini bertujuan agar seseorang dapat membersihkan diri dari hadas besar, yang dapat menghalangi seseorang untuk menjalankan ibadah puasa dengan sah. Niat yang tepat adalah:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِفَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ للهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitul gusla li fardhi sahri romadhona lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku berniat mandi hadats besar untuk menjalankan puasa Ramadhan karena Allah Ta’ala.”

Mandi ini tidak hanya dianjurkan sebagai bagian dari penyambutan Ramadan, tetapi juga dapat dianggap sebagai mandi wajib bila seseorang sedang dalam keadaan hadas besar, seperti setelah berhubungan suami-istri, keluar air mani, atau haid dan nifas.

Para ulama menjelaskan bahwa jika hadas besar terjadi pada malam hari, dianjurkan untuk segera melaksanakan mandi wajib sebelum waktu Subuh agar puasa dapat dilaksanakan dalam keadaan suci.

Tata Cara Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadan

Mandi wajib menjelang Ramadan harus dilakukan sesuai dengan ketentuan syariat. Berikut adalah tata cara mandi wajib yang dapat diikuti sebelum memulai ibadah puasa:

1. Baca niat mandi wajib sebelum memasuki kamar mandi.

2. Basuh tangan kanan dan kiri sebanyak tiga kali untuk membersihkan tangan dari najis.

3. Bersihkan bagian tubuh yang dianggap kotor, seperti dubur, kemaluan, ketiak, pusar, dan sela jari kaki dengan tangan kiri.

4. Cuci kedua tangan untuk menghilangkan kotoran setelah membersihkan bagian tubuh tersebut.

5. Berwudhu seperti hendak melaksanakan salat, termasuk membasuh muka, tangan, dan kaki.

6. Basuh rambut dan kepala dari pangkal hingga ujung dengan air yang mengalir.

7. Guyur kepala sebanyak tiga kali secara menyeluruh untuk memastikan air mengenai seluruh bagian kepala.

8. Sirami tubuh dimulai dari sisi kanan sebanyak tiga kali, kemudian lanjutkan dengan sisi kiri.

9. Pastikan bagian lipatan tubuh seperti leher, ketiak, dan sela jari kaki juga dibersihkan dengan baik.

10. Setelah seluruh tubuh disiram air, lanjutkan mandi seperti biasa hingga tubuh terasa bersih.

11. Sebelum keluar dari kamar mandi, disarankan untuk melakukan wudhu kembali, seperti hendak melakukan salat.

Dengan mengikuti tata cara ini, mandi wajib akan sah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan dalam keadaan suci. ***