SerambiMuslim.com – Sejumlah ulama menjelaskan lima amalan pokok yang berpengaruh langsung pada pertolongan dan penjagaan Allah SWT.
Kelima amalan tersebut berkaitan dengan harta, kesehatan, keberkahan rezeki, doa, dan keteguhan iman menjelang wafat.
Ketika kewajiban tersebut ditinggalkan, karunia dan pertolongan Allah disebut ikut terhalang.
Penjelasan ini disampaikan Imam Abu Laits As-Samarqandi dalam kitab Tanbihul Ghafilin.
Ia mengutip pendapat ulama yang menyatakan hubungan sebab akibat antara amal dan pertolongan Allah.
Ulama tersebut menyebut, siapa meninggalkan lima kewajiban, maka terhalang pula lima pertolongan Ilahi.
Pertama, orang yang enggan membayar zakat tidak akan mendapat penjagaan atas hartanya.
Kedua, orang yang tidak bersedekah disebut terhalang dari pemeliharaan kesehatan.
Ketiga, mereka yang tidak menunaikan zakat pertanian kehilangan keberkahan tanahnya.
Keempat, orang yang enggan berdoa tidak memperoleh pengabulan dari Allah.
Kelima, shalat tanpa kesungguhan membuat seseorang sulit mengucapkan kalimat tauhid saat sakaratul maut.
Dalam riwayat sahabat Nabi, sedekah disebut cara paling aman menjaga harta dari kerusakan dan pencurian.
Abdullah bin Mas’ud meriwayatkan sedekah sebagai tempat penyimpanan harta terbaik. Ia berkata, harta yang disedekahkan tidak dimakan waktu dan tidak dicuri pencuri.
Imam Abu Laits menjelaskan sedekah memiliki keutamaan besar meski hanya dari doa kaum miskin.
Menurutnya, orang berakal sehat seharusnya gemar bersedekah karena manfaat spiritualnya.
Sedekah juga disebut mendatangkan keridaan Allah serta melemahkan godaan setan.
Dalam riwayat lain, seseorang disebut belum mampu bersedekah sebelum melepaskan belenggu setan.
Sedekah juga menjadi bentuk meneladani jalan hidup orang-orang saleh. ***







