Fikih  

Hadits Nabi tentang Kebersihan dan Kesehatan

Islam menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari umat Muslim. Ajaran tersebut disampaikan melalui berbagai sabda dan teladan Rasulullah SAW. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)

SerambiMuslim.com – Islam menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari umat Muslim. Ajaran tersebut disampaikan melalui berbagai sabda dan teladan Rasulullah SAW.

Dikutip dari About Islam, sejumlah hadits menunjukkan perhatian besar Islam terhadap kebersihan dan kesehatan. Salah satunya terkait pentingnya kebersihan sebagai bagian dari iman.

Rasulullah SAW bersabda, “Kebersihan adalah sebagian dari iman.” Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Malik Al-Asy’ari RA.

Selain itu, Islam menganjurkan menjaga kebersihan mulut melalui siwak atau menyikat gigi.

Aisyah RA meriwayatkan sabda Nabi SAW tentang keutamaan siwak. Beliau bersabda, “Siwak menyucikan mulut dan mendatangkan keridaan Allah.”

Ajaran Islam juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan pribadi. Abu Hurairah RA meriwayatkan lima amalan fitrah yang dianjurkan Nabi SAW.

“Khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kuku, dan merapikan kumis,” sabda Rasulullah SAW.

Kebersihan juga dijaga melalui anjuran mandi, terutama pada hari Jumat. Abu Dzar RA meriwayatkan keutamaan mandi Jumat dengan tata cara yang baik.

“Allah mengampuni dosa antara dua Jumat bagi yang melaksanakannya dengan benar,” sabda Nabi SAW.

Islam turut mengatur kebersihan lingkungan agar tidak merugikan orang lain. Mu’adz RA meriwayatkan peringatan Rasulullah SAW terkait perilaku tidak higienis. “Jauhi buang air di jalan, tempat teduh, dan sumber air,” ujar Nabi SAW.

Selain itu, menyingkirkan bahaya di jalan dinilai sebagai bentuk sedekah. Abu Dzar Al-Ghafari RA meriwayatkan sabda Nabi SAW terkait hal tersebut. “Menyingkirkan gangguan dari jalan adalah sedekah,” kata Rasulullah SAW.

Islam juga mendorong umatnya untuk menjaga kesehatan dengan berobat. Usamah bin Syarik RA meriwayatkan dialog Nabi SAW dengan para sahabat. “Berobatlah, setiap penyakit memiliki obat kecuali usia tua,” sabda Nabi SAW.

Rasulullah SAW juga mendorong umatnya menjadi pribadi kuat dan sehat. Abu Hurairah RA meriwayatkan keutamaan mukmin yang kuat. “Mukmin kuat lebih dicintai Allah dibanding mukmin lemah,” sabda Nabi SAW.

Selain itu, Islam melarang makan berlebihan karena berdampak buruk bagi kesehatan. Al-Miqdam RA meriwayatkan sabda Nabi SAW tentang pola makan.

“Sepertiga untuk makanan, minuman, dan napas,” pesan Rasulullah SAW. ***