Fikih  

Doa Sebelum Bekerja agar Diberi Kelancaran dan Rezeki

Simak 5 doa sebelum bekerja lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya agar diberi kemudahan, kelancaran, serta rezeki yang berkah. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)

SerambiMuslim.com – Bekerja dan mencari nafkah merupakan aktivitas yang dianjurkan dalam Islam. Selain menjadi sarana memenuhi kebutuhan hidup, bekerja juga termasuk bentuk ikhtiar untuk memperoleh rezeki yang halal dan berkah.

Islam mendorong umatnya untuk bersungguh-sungguh dalam berusaha. Anjuran tersebut tercantum dalam Alquran, salah satunya dalam Surah Al-Muzammil ayat 20 yang menjelaskan tentang orang-orang yang bertebaran di muka bumi untuk mencari karunia Allah SWT.

Allah SWT berfirman:

“Dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah.”

Selain itu, Allah SWT juga memerintahkan hamba-Nya untuk terus berusaha dan tidak berdiam diri setelah menyelesaikan suatu urusan. Hal tersebut sebagaimana termaktub dalam Surah Al-Insyirah ayat 7-8:

“Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.”

Ayat tersebut mengajarkan pentingnya kesungguhan dalam bekerja serta senantiasa menggantungkan harapan kepada Allah SWT.

Selain berikhtiar, umat Islam juga dianjurkan memanjatkan doa sebelum memulai pekerjaan. Doa menjadi bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diberi kemudahan, kelancaran, petunjuk, serta keberkahan dalam setiap aktivitas yang dilakukan.

1. Doa Sebelum Bekerja

Doa ini diriwayatkan oleh Imam Al-Thabrani dalam kitab Ad-Du’a dan juga termuat dalam buku “Doa-Doa Melejitkan Karier” karya Komarudin Ibnu Mikam.

َّأَللَّهٌمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ وَعَطَائِكَ رِزْقًا طَيِّبًا مٌبَارَكًا، اَللَّهُمَّ إِنَّكَ أَمَرْتَ بِالدُّعَاءِ وَقَضَيْتَ عَلَىَّ نَفْسَكَ بِالْاِسْتِجَابَةِ وَأَنْتَ لَا تٌخْلِفٌ وَعْدَكَ وَلَا تٌكَذِّبُ عَهْدَكَ اَللَّهُم مَا أَحْبَبْتَ مِنْ خَيْرٍ فَحَبِّبْهٌ إِلَيْنَا وَيَسِّرْهُ لَنَا وَمَا كَرَهْتَ مِنْ شَئْ ٍفَكَرِهْهُ إِلَيْنَا وَجَنِّبْنَاهُ وَلَا تُنْزِعْ عَنَّا الْإِسْلَامَ بَعْدَ إِذْ أَعْطَيْتَنَا

Latin: Allahumma innii as’aluka min fadhlika wa athaa’ika rizkan thayyiban mubaarakan. Allahumma innaka amarta bid du’aa’i wa qadhaita alayya nafsaka bil istijaabah wa anta laa tukhlifu wa’daka wa laa tukadzzibu ahdaka. Allahumma ma ahbabta min khairin fa habbibhu ilaina wa yassirhu lanaa wa maa karahta min syaiin fa karihhu ilaina, wa jannibnaahu wa laa tunzi’ annal islaam ba’da iz a’thaitanaa.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku meminta dari keutamaan-Mu dan pemberian-Mu, rezeki yang baik lagi berkah. Ya Allah, sesungguhnya Engkau memerintahkan untuk berdoa dan menjanjikan pengabulannya. Engkau tidak pernah mengingkari janji-Mu. Ya Allah, jadikanlah kami mencintai segala kebaikan yang Engkau sukai dan mudahkan kami untuk meraihnya. Jauhkanlah kami dari segala hal yang Engkau benci, serta jangan cabut nikmat Islam dari diri kami setelah Engkau menganugerahkannya.”

2. Doa agar Pekerjaan Dimudahkan

Doa berikut berasal dari Surah Al-Isra ayat 80.

وَقُلْ رَّبِّ اَدْخِلْنِيْ مُدْخَلَ صِدْقٍ وَّاَخْرِجْنِيْ مُخْرَجَ صِدْقٍ وَّاجْعَلْ لِّيْ مِنْ لَّدُنْكَ سُلْطٰنًا نَّصِيْرًا

Latin: Wa qur rabbi adkhilnī mudkhala ṣidqiw wa akhrijnī mukhraja ṣidqiw waj’al lī mil ladunka sulṭānan naṣīrā(n).

Artinya: “Katakanlah (Nabi Muhammad), ‘Ya Tuhanku, masukkan aku dengan cara yang benar dan keluarkan aku dengan cara yang benar pula. Berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuatan yang dapat menolongku.’”

3. Doa Memohon Petunjuk dalam Pekerjaan

Doa ini terdapat dalam Surah Al-Kahfi ayat 10.

رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا

Latin: Rabbanā ātinā mil ladunka raḥmataw wa hayyi’ lanā min amrinā rasyadā(n).

Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu dan berikanlah petunjuk yang benar dalam setiap urusan kami.”

4. Doa Memohon Kekuatan dalam Bekerja

Doa berikut merupakan bagian dari Surah Al-Baqarah ayat 286.

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ ࣖ

Latin: Rabbanā lā tu’ākhiżnā in nasīnā au akhṭa’nā, rabbanā wa lā taḥmil ‘alainā iṣran kamā ḥamaltahū ‘alal-lażīna min qablinā, rabbanā wa lā tuḥammilnā mā lā ṭāqata lanā bih(ī), wa’fu ‘annā, wagfir lanā, warḥamnā, anta maulānā fanṣurnā ‘alal qaumil-kāfirīn(a).

Artinya: “Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau melakukan kesalahan. Janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada umat sebelum kami. Jangan pula Engkau pikulkan kepada kami sesuatu yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi kaum kafir.”

5. Doa Memohon Kelancaran dan Kemudahan Urusan

Doa ini merupakan doa Nabi Musa AS ketika menerima amanah besar dari Allah SWT sebagaimana disebutkan dalam Surah Thaha ayat 25-26.

رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْۙ وَيَسِّرْ لِيْٓ اَمْرِيْۙ

Latin: Rabbisyraḥ lī ṣadrī. Wa yassir lī amrī.

Artinya: “Wahai Tuhanku, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah urusanku.”

Membiasakan membaca doa sebelum bekerja dapat menjadi ikhtiar spiritual agar setiap aktivitas yang dilakukan memperoleh kemudahan, kelancaran, serta keberkahan dari Allah SWT. (*)